Tuesday, 9 April 2013

Pantai Candikusuma yang Eksotis!


Pantai Candikusuma yang Eksotis!

Bali memang terkenal dengan berbagai keindahan pantainya. Banyak para wisatawan yang ketagihan mengunjungi Bali karena menyaksikan sunset ataupun sunrise di tepi pantai yang sulit untuk terlupakan. Pantai Candikusuma merupakan salah satu pantai yang banyak menyedot perhatian para wisatawan asing maupun domestik yang ingin benar-benar menikmati keindahan alam yang eksotik.
Diakui oleh banyak pengunjungnya bahwa Pantai Candikusuma cukup baik untuk berenang maupun mandi karena perairannya yang bersih dan terjaga. Candikusuma sangat cocok jika didatangi oleh pasangan muda-mudi yang sedang memadu kasih atau berbulan madu karena menyajikan berbagai pesona keindahan alam yang memukau dan sulit diterjemahkan secara verbal. Candikusuma layak menjadi prioritas bagi siapapun yang menginginkan suasana pantai yang tenang dan asri untuk sejenak melepas penat dari problematika kehidupan yang dihadapi.

Di sekitar Pantai Candikusuma ternyata tak hanya menyajikan eksotisme deburan ombak atau melambainya dedaunan yang tersibak angin pantai, namun juga tersedia benda peninggalan sejarah berupa sebuah tugu berbentuk segitiga yang konon menurut hikayat warga sekitar di tugu itu dulunya pernah keluar keris yang mampu memancarkan sinar. Maka, terasa lengkap wisata ke Pantai Candikusuma karena bukan hanya kepuasan fisik yang diperoleh, namun juga kepuasan batin dengan berwisata sejarah di tugu berbentuk segitiga tersebut.

Spot Memancing

Pantai Candikusuma juga kerapkali dijadikan sebagai spot/arena memancing oleh penduduk sekitar yang favorit karena di pantai ini terdapat dermaga perahu bot yang dimiliki perusahaan penangkaran kerang mutiara yang sering dijadikan tempat berkumpulnya banyak ikan. Selain terdapat dermaga perahu bot, juga posisi Pantai Candikusuma yang diapit oleh dua muara sungai yakni Sungai Candikusuma dan Tukadaya menjadikan pantai ini sebagai habitat hidupnya ikan-ikan kecil berupa peranakan ikan-ikan besar yang bertelur di sekitar Candikusuma.

Pantai Lovina,Keindahan Pantai Habitat Lumba-Lumba di Bali


Pantai Lovina,Keindahan Pantai Habitat Lumba-Lumba di Bali

Keindahan Pantai Lovina

Pantai Lovina di Buleleng Bali, 9 km dari Kota Singaraja ini menawarkan keindahan pantainya yang alami. Yang menjadikan pantai ini lebih istemewa dari pantai yang lain adalah dengan adanya habitat lumba – lumba yang ada di Pantai Lovina. Puluhan lumba- lumba di Pantai Lovina biasanya muncul jam 6 sampai 8 pagi. Dengan anda melakukan perjalan satu sampai dua kilometer ketengah laut, anda akan dapat melihat akrobatik dan manuver- manuver dari lumba- lumba yang sayang anda lewatkan. Dengan menyewa perahu  untuk tour lumba –lumba yang dapat di sewa dengan harga berkisar Rp.60.000, anda bisa mendapat kepuasan melihat lumba. Tak kalah serunya anda bisa bersnorkeling ke dasar laut, keadaan ombak yang tenang  menjadikan pantai ini aman untuk menyelam bagi anak- anak dan dewasa. Biaya yang di patok untuk  menyewa peralatan snorkeling berkisar Rp.70.000. Kehidupan biota- biota laut yang masih banyak di Pantai Lovina bisa juga dijadikan track untuk aktivitas memancing.

Hangatnya Air Permandian di Banjar

Pantai Lovina merupakan kawasan pariwisata untuk daerah kabupaten Buleleng . Disekitar Pantai Lovina tempat- tempat rekrasi lainnya yang sayang anda lewatkan. Pemandian Air Panas Banjar, tempat yang tidak jauh dari Pantai Lovina, berada di sebelah barat 5 km dari Lovina mempunyai keistimewaan pada kolamnya. Kolam air panas Banjar ini dibagi menjadi tiga tingkatan. Tingkat yang paling atas terdapat beberapa pancoran panca naga. Tingkat kedua kolam dibuat lebih lebar dan dalam. Yang paling menarik terdapat di kolam ketiga, dengan terdapat pancoran setinggi 3,5 meter, tubuh seakan terasa di pijat terkena air dari pancoran. Air Panas Banjar dipercaya dapat menyembuhkan penyakit kulit karena mengandung sulfur. Biaya masuk Air Panas Banjar dikenakan Rp.10.000/orang untuk wisatawan domestik dan Rp.15.000 untuk wisatawan manca Negara.

Kesejukan Air Terjun Gitgit

Air terjun Gitgit yang terdapat di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng , 11 km kearah selatan dari Singaraja, masih merupakan kawasan pantai Lovina. Dengan ketinggian 35 meter air terjun ini dikelilingi pohon yang asri, suasana sejuk dan kicauan burung menjadikan tempat ini cocok untuk menyegarkan pikiran.  Dengan biaya masuk Rp. 3000 anda bisa menikmati keindahan Air Terjun Gitgit.

Pantai Sanur di Bali, Keindahan Dari Terbit Sampai Terbenamnya Matahari


Pantai Sanur di Bali, Keindahan Dari Terbit Sampai Terbenamnya Matahari

Keindahan Alam Pantai Sanur

Pantai Sanur, pantai yang berada di desa Sanur dibagian timur Denpasar Bali, dan hanya berjarak 6 km dari pusat kota Denpasar , akses yang sangat mudah bisa ditempuh menggunakan sepeda motor dan jasa angkutan yang tersedia untuk ke pantai ini, menjadikan tempat wisata Pantai Sanur ini banyak dikunjungi orang- pribumi di hari libur, dan akses yang mudah memudahkan anda yang belum pernah dan ingin menikmati keindahan pantai yang terkenal dengan pasir putihnya ini. Keindahan Pantai Sanur tidak hanya dengan pasir pantainya yang putih dan airnya yang jernih, namun yang membuat pantai ini lebih istimewa lagi adalah saat  terbitnya matahari dan terbenamnya matahari yang akan memanjakan mata anda dengan pesonanya. Saat malam purnama banyak peribumi dan Wisatawan Mancanegara datang kepantai ini untuk melihat indahnya bulan purnama bersama bisikan ombak yang selalu membuat nyaman untuk berada di pantai ini. Bagi anda yang sedang dan ingin berlibur ke Bali, jangan sampai melewatkan dan datang ke Pantai Sanur, kepuasan sejauh seharian di pantai ini akan anda dapatkan.

Seawalker Menikmati Keindahan Bawah Laut Pantai Sanur

Dilihat dari manapun sudah terlihat Pantai Sanur terjaga kualitasnya pantainya yang bersih dan bagus untuk bermain- main didalamnya. Bagi yang belum pernah mencoba Seawalker, permainan yang sangat popular untuk pantai- pantai di Bali,di Pantai Sanur salah satu tempatnya yang harus anda coba. Seawalker adalah wisata berjalan di bawah laut yang bisa mencapai kedalaman 8 km, dengan menggunakan helm mirip dengan helm astronot, anda bisa menikmati keindah dalam laut yang eksotis,membuat anda mendapatkan pengalaman yang tidak pernah bisa anda lupakan. Dengan biaya untuk orang dewasa berkisar 550rb, dan untuk anak-anak 5-12 tahun berkisar 480rb tidak akan membuat anda kecewa.

Melihat Keunikan Lukisan di Museum Le Mayeur

Berdasarkan sejarah Pantai Sanur didirikan oleh Adrean Jean Majeor The Mark pres pemuda Belgia yang masih keturunan bangsawan  pada  tahun 1993, saat menetap di BAli Adrean Jean Majeor The Mark pres bertemu dengan gadis pribumi Nyi Nyoman Polok yang saat itu baru berusia 15 tahun, setelah menjadi model lukisan Adrean Jean Majeor The Mark pres  selama 2 tahun, mereka melanjutkan hubungan sampai menikah, dan sampai pada akhirnya pada tahun 1985 Adrean Jean Majeor The Mark pres meninggal dunia, dan disusul Nyi Nyoman Polok pada tahun 1985. Dan untuk mengenang Adrean Jean Majeor The Mark pres didirikan museum Le mayeur yang terletak ditepi Pantai Sanur. Museum yang didalamnya terdapat 88 lukisan milik Adrean Jean Majeor The Mark pres , dberi nama seperti nama pelukisanya Adrean Jean Majeor The Mark pres. Museum yang memiliki bangunan arsitekur bali ini bisa anda nikmati dengan biaya masuk museum ini 1000/orang untuk anak- anak dan 2000/orang untuk dewasa, buka Sabtu- Kamis mulai pukul 08.00- 15.00 WITA, dan hari Jumat mulai pukul 08.00- 12.30 WITA, tutup untuk hari libur resmi.

Seperti pantai- pantai lain yang ada di Bali, tidak dikenakan biaya masuk ke Pantai Sanur, membuat anda semakin nyaman umtuk berkunjung ke Pantai Sanur.

Bedugul, Kokohnya Pura Ulun Danu di Tengah Danau Beratan di Balut dengan Kesejukan Alam


Bedugul, Kokohnya Pura Ulun Danu di Tengah Danau Beratan di Balut dengan Kesejukan Alam

Bedugul, dataran tinggi yang terletak 80 km utara Denpasar, di Desa Candi Kuning, Kecamatan Baturinti, Tambanan, yang jaraknya 62 km sekitar 1 jam 15 menit dari Bandara Ngurah Rai mempunyai keindahan alam pegunungan yang dibalut dengan indahnya danau Beratan dan Pura Ulun Danu. Terletak didataran tinggi daerah Bedugul sering diselimuti  kabut dengan suhu 18 sampai 25 derajat celcius dimalam hari. Keindahan Pura Ulun Danu yang terletak ditengah danau Beratan cocok untuk dijadikan objek berfoto dengan background alam pegunungan yang asri. Bangunan- bangunan kuno tempo dulu dan keadaan bangunan yang masih kokoh dan tertata dengan rapi menjadi daya tarik tersendiri.
Yang paling menarik  dari bedugul  tedapatnya Pura Ulun Danu yang masih berdiri kokoh ditengah danau Baratan.  Pura Ulun Danu terdiri dari 4 komplek pura. Pura Lingga Petak, Pura Penataran Pucak Mangu, Pura Terate Bang,  Pura Dalem Purwa Pura Ulun Danu, yang digunakan untuk memuja Dewi Sang Hyang, agar diberi kesuburan,kesejahteraan dan lestarinya alam semesta. Pura yang ditemukan oleh arkeolog yang disebelah kiri halaman pura ulun danu ini terdapat sarkopagus dan sebuah papan baru yang berasal dari teradisi megalitik. Pura Ulun Danu didirikan oleh I Gusti Agung Putu. yang didirikan sebelum tahun saka 1556.

Jangan lewatkan untuk  mengitari dan menikmati  keindahan danau  Beratan menggunakan perahu yang disewakan ditepian danau Beratan.  Dan untuk melengkapi jalan – jalan anda, bisa berkunjung dan  datang kepasar Candi Kuning, pasar yang berada didesa Candi Kuning ini terkenal dengan hasil alamnya, seperti buah- buahan dan sayur – sayuran. Terutama buah- buahan sebagai hasil utama untuk wilayah Bedugul. Pasar ini menjadi salah satu pasar terbaik yang ada di Bali yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara.

Untuk biaya masuk Kebun raya Bedugul dikenakan biaya masuk Rp.7.000,00/orang, untuk tiket kendaraan roda dua Rp.3.000,00 dan tiket kendaraan roda empat Rp.6.000,00.
Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian, Namun demikian pemeliharaan website ini tidaklah murah, maka apabila Anda memesan hotel silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Ubud di Bali,Keindahan Alam Pedesaan dengan Nuansa Seni dan Budayanya


Ubud di Bali,Keindahan Alam Pedesaan dengan Nuansa Seni dan Budayanya

Ubud terletak di Kabupaten Gianyar Bali, Ubud menyuguhkan suasanan pedesaan jauh dari  Bali yang identik dengan pantai- pantainya. Keadaan alam yang masih alami, persawahan dan hutan  di Ubud yang masih terjaga memanjakan dan menenangkan peristirahtan anda.  Bagi anda yang suka berpetualangan dan tantangan, anda bisa mencoba berarum jeram di sungai Ayung. Sungai yang panjangannya 8 km ini menyuguhkan tingkat kesulitan yang masuk kategori kelas II dan III ini dilatarbelakangi dengan keindahan hutan  tropis, tebing yang tinggi, serta pemandangan persawahan menjadi daya tarik tersendiri. Dengan pemandu professional keamanan dan keselamatan anda terjamin saat berarum jeram.  Anda juga bisa melihat ratusan  kera di Ubud di Wanara Wana, Kera – kera diwanara wana ini akrab dengan manusia, Wanara Wana terletak sekitar 1 km dari kelurahan ubud dan jarak dari Denpasar kurang lebih 24 km, Wanara mana dihuni oleh ratusan kera tergolong monyet berekor panjang. Tempat yang identik dengan ketiga  Pura agung dalem, Pura Beji dan Pura Praja pati ini memiliki cerita sendiri disetiap puranya.

Selain keindahan persawahan dan hutan, Ubud juga terkenal dengan seni dan budayanya sejak tahun 1930, banyak museum seni dan budaya yang anda bisa kunjungi disana. Salah satu museum yang anda bisa kunjungi adalah museum Rudana, museum yang diberi nama seperti pendirinya, Nyoman Rudan ini terdiri dari tiga lantai dengan memegang teguh arsitektur dan filosfi Bali, yang dibangun sesuai konsep triangga, tri mandalla dan triloka, menampilkan karya seni Bali klasik dilantai atas, yang dikelilingi lukisan tradisional Bali yang meliputi gaya Ubud. Dilantai tengah dan bawah dipajang karya seni lukis modern Indonesia. Museum yang dibuka pada 11 Agustus 1995 ini adalah puncak dari impian Nyoman Rudana dibidang seni. Untuk biaya masuk museum ini dikenakan biaya Rp.6.000/ orang. Selain museum Rudana juga tedapat museum puri lukisan, museum yang didirakan pertama kali oleh swasta, museum ini menyuguhkan perkembangan seni rupa Ubud.

Terdapat dua pasar seni yang ada di Ubud, Bisa anda jadikan tempat terakhir yang anda kunjungi di Ubud. Pasar seni sukawati, pasar yang menyediakan ribuan barang khas Bali untuk dijadikan buah tangan untuk mengakhiri liburan anda. Pasar sukawati terletak 20km meter dari jantung kota Denpasar. Selain pasar seni sukawati juga terdapat pasar seni Ubud yang menyuguhkan souvenir khas Bali dan hasil – hasil tani seperti sayur- sayuran  dan buah- buahan segar  dari desa Ubud dan sekitarnya.

Kintamani, Sejuk Segar Menatap Indahnya Gunung dan Danau Batur


Kintamani, Sejuk Segar Menatap Indahnya Gunung dan Danau Batur

Kintamani, kecamatan yang terletak di daerah Kabupaten Bangli  Bali ini bisa di tempuh dengan kendaraan bermotor, kurang lebih 2 jam lamanya dari kota Denpasar. Untuk biaya masuk ke wisata Kintamani dikenakan biaya Rp.10.000/orang. Pemandangan Alam yang sangat  luar biasa indahnya dengan suhu mencapai 18 derajat celcius bagus untuk mengilangkan stres dan menenangkan pikiran. Pemandangan yang menyuguhkan danau Batur , danau terbesar di Bali dan gunung batur ,gunung tertinggi ke-2  di Bali setelah gunung Agung di Bekasih yang masih aktif, bisa memanjakan makan anda sambil menikmati indahnya danau dan gunung Batur. Keindahan alam perpaduan danau dan gunung di Kintamani cocok untuk anda yang mempunyai hobi berfoto maupun fotografer. Anda bisa berfoto keluarga ataupun sendiri dengan latar belakang keindahan alam gunung  dan Danau Batur.

Jika sudah berada di Kintamani jangan lewatkan berkunjung  ke Desa Trunyan, Anda bisa mempelajari kehidupan orang- orang primitif yang ada di desa Trunyan. Anda juga bisa melihat mayat yang hanya diletakan diatas tanah. Desa Trunyan terletak ditepi danau Batur, untuk mencapai desa Trunyan bisa dengan jalan kaki melewati jalan setapak, dan memerlukan waktu sekitar 45 menit dengan menggunakan perahu bermotor dan sekitar 2  jam menggunakan perahu berdayung. Desa Trunyan merupakan desa kuno yang kebanyak penduduknya masih primitif.  Keunikan dari desa Trunya adalah saat orang- orang desa Trunyan melakukan pemakaman penduduknya. Orang- orang desa Trunyan mempunyai 2 cara pemakaman menurut kpercayaan mereka mengenai penyakit dan kematian. Mereka meletakan Jenazah hanya diatas tanah yang terbuka yang disebut istilah mepasah. Orang- orang yang matinya dalam keadaan berumah tangga, belum menikah dan bayi yang sudah muncul gigi susunya akan dimakamkan secara mesapah.

Sedangkan orang- orang yang dikubur kedalam tanah adalah orang yang matinya secara tidak wajar, orang – orang yang mati karena penyakit dan bayi yang belum tumbuh gigi susunya.
Sempatkan juga waktu anda untuk melihat anjing Kintamani yang ada di Petshop terdekat. Anjing ras Kintamani dari pegunungan kintamani, Anjing ini mempunya sifat pemberani, tangkas, mempunyai kecurigaan cukup tinggi, cocok untuk anjing penjaga. Untuk fisiknya anjing Kintamani termasuk anjing yang berukuran sedang. Anda bisa membeli Anjing Kintamani untuk menambah koleksi anjing anda dirumah atau hanya sekedar melihat- lihatnya.

Wisata Keluarga Di Taman Bungkul Surabaya


Wisata Keluarga Di Taman Bungkul Surabaya

Apabila Anda berkunjung ke Surabaya, maka sempatkanlah datang ke sebuah tempat yang menjadi favorit warga Surabaya. Tepatnya terletak di tengah kota dimana banyak orang saling berbaur, berinteraksi, dan merasakan suasana yang nyaman dan asri. Nama tempat itu ini adalah Taman Bungkul.
Taman yang diresmikan pada 21 Maret 2007 ini terletak diatas tanah seluas 900 meter persegi. Terletak di Jalan Darmo di tempat ini pula terdapat sebuah makam yang menjadi cikal bakal penamaan obyek wisata ini. Mbah Bungkul, begitulah kira-kira masyarakat menyebutnya, adalah  salah satu tokoh yang ikut menyebarkan agama Islam di Surabaya.
Awalnya taman ini dibuat oleh Mbah Bungkul bersama Sunan Ampel. Makam ini pulalah yang pada akhirnya menjadi tujuan para peziarah. Makam Mbah Bungkul berada di bangunan beratap pada kompleks makam, selain itu di luar bangunan juga terdapat makam Mbah Soleh salah satu pengikut Sunan Ampel. Konon Mbah Soleh diceritakan meninggal hingga sembilan kali, sehingga tak hanya di Taman Bungkul saja namun makamnya juga terdapat di Kompleks Makam Sunan Ampel. Kemudian Makam Mbah Bungkul ditetapkan oleh pemerintah sebagai bangunan cagar budaya.

Pepohonan yang rindang serta berbagai jenis bunga yang menghiasi taman membuat pengunjung betah untuk berlama-lama berada di tempat ini. Lengkapnya berbagai  fasilitas seperti jogging track, skateboard dan arena untuk bersepeda membuat tempat ini selalu ramai pada akhir pekan. Komunitas skateboard dan sepeda BMX tak pernah melewatkan akhir pekan untuk menjajal kemampuan baru. Sehingga atraksi dan kemampuan mereka seringkali menjadi hiburan yang menarik bagi wisatawan yang berkunjung.

Tak hanya itu di Taman Bungkul ini Anda dapat pula menikmati fasilitas jaringan internet nirkabel secara gratis sambil menikmati suasana asri ditengah kota sambil menghirup udara segar.
Bagi Anda yang mengajak serta putra putri, ajaklah mereka bermain sepuasnya di arena bermain yang telah disediakan seperti, ayunan, perosotan dan jungkat-jungkit. Tidak hanya itu, Taman Bungkul juga memiliki panggung teater terbuka dengan diameter 33 meter. Di sana kerap diadakan live performance berbagai pertunjukan. Di taman ini juga tersedia fasilitas bagi penyandang cacat, sehingga diharapkan dengan fasilitas tersebut mereka juga bisa tetap berekreasi.
Tak hanya hiburan semata, bagi Anda yang tidak sempat membawa bekal makanan dari rumah, disini Anda akan dimanjakan dengan pusat jajanan yang menjual berbagai variasi makanan dan minuman seperti  soto, bakso, rawon atau mie ayam. pusat jajan ini terletak disebelah timur makam.
Pada malam hari, di Taman Bungkul juga ramai dikunjungi oleh wisatawan yang ingin menikmati suasana taman. Apalagi di malam minggu, tak terhitung lagi jumlah orang yang mengunjungi taman ini.

Pada minggu pagi di tempat ini juga dipadati para pedagang menjajakan dagangannya, mulai dari pedagang boneka, batu akik, jam tangan, dompet, sampai obat kuat dijajakan di sini. Harganya pun terhitung murah.
Wisata di tengah kota dengan pemandangan bernuansa alam khas Taman Bungkul ini telah menjadi semacam ekstase tersendiri bagi warga dan wisatawan yang berkunjung ke Surabaya. Di tengah padatnya jalanan dengan berbagai jenis kendaraan, kota yang diisi dengan gedung-gedung pancakar langit, rutinitas kerja yang padat, Taman Bungkul menjadi ruang pelepas kepenatan dan tempat berekspresi yang bebas bagi warganya. Jadi, kapan Anda mau ke Taman Bungkul?
Tak hanya Taman Bungkul saja yang dapat Anda nikmati selama berwisata di Surabaya, Anda dapat pula menikmati tempat wisata lain seperti Gedung Grahadi, Taman Prestasi atau Makam Belanda
Selama Anda di Surabaya sambil meinikmati berbagai tempat wisata yang ada, Anda dapat menikmati penginapan sesuai dengan kebutuhan Anda seperti Mercure Surabaya Hotel, Somerset Surabaya Hotel and Serviced Residence atau Java Paragon Hotel and Residences

How to Get There :

Jika Anda datang dari Terminal Bungurasih, Anda bisa naik bus kota yang melewati jalan Darmo untuk sampai ke tempat ini.